Posted on 07.08

ANALISIS DATA BERKALA



LAPORAN ANALISIS DATA BERKALA
PUTRI ARIANTI RAHAYU (1306105)
Jurnal Statistika dan Probabilitas
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jl. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia

Abstrak Makalah ini akan membahas data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk menggambarkan perkembangan suatu kegiatan (perkembangan produksi,harga, penjualan, jumlah penduduk, junlah kecelakaan).

Kata Kuncikomponen deret berkala, peramalan berdasarkan jangka waktu.


1.      PENDAHULUAN

1.1  Latar belakang
Dalam setiap usaha penjualan pasti akan mempunyai rencana untuk kedepannya bagaimana penjualan yang akan datang apakah meningkat atau menurun, dalam memprediksi sebuah penjualan dari tahun ke tahun yang akan datang agar pengusaha bisa lebih teliti dalam penjualan yang akan dijalankan .
1.2  Identifikasi Masalah
Dengan adanya analisis data berkala dalam penjualan jadi setiap pengusaha mempunyai prediksi untuk kedepannya untuk usaha penjualan yang jalankan .
1.3  Rumusan Masalah
Untuk menganalisis sebuah data tentunya dibutuhkan beberapa data dari tahun ke tahun agar ditahun berikutnya bisa diprediksi jumlah setiap penjualan pada tahun yang akan datang .
1.4  Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah diatas sehingga tujuan dari penyusunan makalah ini adalah untuk mengetahui bagaimana menganalisis suatu penjualan ditahun yang akan datang berdasarkan data tahun sebelumnya .
2.      TEORI

2.1  Komponen Deret Berkala
Pola gerakan runtut waktu atau deret berkala dapat dikelompokan kedalam 4 (empat) pola pokok. Pola ini bisanya disebut sebagai komponen dari deret berkala (runtut waktu). Empat komponen deret berkala itu adalah:
1.     Trend, yaitu gerakan yang berjangka panjang yang menunjukkan adanya kecenderungan menuju ke satu arah kenaikan dan penurunan secara keseluruhan dan bertahan dalam jangka waktu yang digunakan sebagai ukuran adalah 10 tahun keatas.
2.     Variasi Musim, yaitu ayunan sekitar trend yang bersifat musiman serta kurang lebih teratur.
3.     Variasi Siklus, yaitu ayunan trend yang berjangka lebih panjang dan agak lebih teratur.
4.     Variasi Yang Tidak Tetap (Irreguler), yaitu gerakan yang tidak teratur sama sekali.
Gerakan atau variasi dari data berkala juga terdiri dari empat komponen,
2.2  Ciri-ciri Trend Sekuler
Trend (T) atau Trend Sekuler ialah gerakan dalam deret berkala yang berjangka panjang, lamban dan berkecenderungan menuju ke satu arah, arah menaik atau menurun. Umumnya meliputi gerakan yang lamanya 10 tahun atau lebih.
Trend sekuler dapat disajikan dalam bentuk :
·         Persamaan trend, baik persamaan linear maupun persamaan non linear
·         Gambar/grafik yang dikenal dengan garis/kurva trend, baik garis lurus maupun garis melengkung.
Trend juga sangat berguna untuk membuat ramalan yang sangat diperlukan bagi perencanaan, misalnya :
·         Menggambarkan hasil penjualan
·         Jumlah peserta KB
·         Perkembangan produksi harga
·         Volume penjualan dari waktu ke waktu, dll
Trend digunakan dalam melakukan peramalan (forecasting). Metode yang biasanya dipakai, antara lain adalah Metode Semi Average dan Metode Least Square.

2.3 Metode Least Square (Kuadrat terkecil)
Metode ini paling sering digunakan untuk meramalkan Y, karena perhitungannya lebih teliti.
Persamaan garis trend yang akan dicari ialah
Y ‘ = a0 +bx                     a = ( ∑Y ) / n              b = ( ∑XY ) / ∑x2
dengan :
Y ‘ =  data berkala (time series) = taksiran nilai trend.
a0 =  nilai trend pada tahun dasar.
b   =  rata-rata pertumbuhan nilai trend tiap tahun.
x   =  variabel waktu (hari, minggu, bulan atau tahun).
Untuk melakukan penghitungan, maka diperlukan nilai tertentu pada variabel waktu (x) sehingga jumlah nilai variabel waktu adalah nol atau ∑x=0.
Untuk n ganjil maka :
•       Jarak antara dua waktu diberi nilai satu satuan.
•       Di atas 0 diberi tanda negative
•       Dibawahnya diberi tanda positif.
Untuk n genap maka :
•       Jarak antara dua waktu diberi nilai dua satuan.
•       Di atas 0 diberi tanda negatif
•       Dibawahnya diberi tanda positif.

2.4 FORECASTING ( PERAMALAN )
Pengertian peramalan (forecasting) : adalah seni dan ilmu memprediksi peristiwa-peristiwa yang akan terjadi dengan menggunakan data historis dan memproyeksikannya ke masa depan dengan beberapa bentuk model matematis.


3. PEMBAHASAN

3.1 Menganalisis Data Penjualan
      Untuk menganalisis penjualan ini mempunyai 5 data pertahun dari tahun 2008-2012 untuk penjualan suatu produk , disini perusahaan akan menganalisis penjualan dari tahun yang akan datang dari tahun 2013-2017 sehingga perusahaan bisa memprediksi penjualan yang akan datang pada tahun tersebut.

3.2 Data Penjualan
 Data penjualan dari tahun 2008-2012

(X)
(Y)
2008
130
2009
145
2010
150
2011
165
2012
170

Dari data tersebut akan dibuat forecast penjualan dengan menggunakan Metode least Square.

Penyelesaian :
Analisis menggunakan metode Least Square

(X)
(Y)
X
X2
XY
X2.Y
X4
2008
130
-2
4
-260
520
256
2009
145
-1
1
-145
145
1
2010
150
0
0
0
0
0
2011
165
1
1
165
165
1
2012
170
2
4
340
680
256
Total
760
0
10
100
1510
514











LOG Y
X.LOG Y
Y LINEAR
Y KUADRAT
Y EXSPONSIAL
EEXPONSIAL
ERRORL
2,11394
-4,2278867
132
-8699697,704
-0,000242647
16900,06309
4
2,16137
-2,161368
142
-1882028,833
-0,015220901
21029,41429
9
2,17609
0
152
390534,1245
0
22500
4
2,21748
2,21748394
162
-1882008,833
359,232399
37726,22481
9
2,23045
4,46089784
172
-8699657,704
131971,2018
17371556791
4
10,8993
0,28912708
760
-20772858,95
132330,4187
17371654946
30

Untuk mencari nilai  a dan b
A = 760:5 = 152
B = 100:10= 10
Setelah mengetahui nilai variabel a dan b maka persamaan trendnya dapat diketahui yaitu :
Y = 152 + 10X

Persamaan linearnya
152+10= 162

Kuadratis
A= 390534,1
B= 10
C= -2272553

Exponsial

A= 151,3098
B= 1,142419


3.3 Peramalan
Dari persamaan fungsi Y diatas maka nilai trend dari tahun 2008 sampai dengan 2012 dapat diketahui :

linear=y^2008

-324
linear=y^2009

-162
linear=y^2010

0
linear=y^2011

162
linear=y^2012

324

Dari persamaan fungsi Y diatas juga dapat disusun ramalan  penjualan pada tahun berikutnya untuk dijadikan dasar pembuatan anggaran penjualan.

Y (2013) = 152+10(3)
            = 486
linear=y^2013

486
linear=y^2014

648
linear=y^2015

810
linear=y^2016

972
linear=y^2017

1134

Read More

0 Responses to ANALISIS DATA BERKALA

Posting Komentar